Sang Tukang Sapu halaman

Diawali dengan suasana yang begitu sejuk dan suasana yang begitu nyaman, dan disaat suasana sedang hening dengan hembusan hirup riup udara yang melangkah dengan begitu segannya masuk kedalam jendela serasana sepoy sepoy seperti cinta yang ditusuk oleh butiran kristal.
Sayup-sayup alunan udara yang bersih membangunkan dari tiddur kami, kian mulai matahari menampakkan wajahnya kian kami tarik hingga ujung kepala, begitu hangatnya pelukan sang selimut, begitu ertnya tangan mengenggam, semakin lama dan semakin lelap kami pun terlelap dalam kehangatan sang selimut. Bunyi kicauan, bunyi suara yang setiap pagi terdengar "Srekkkk srekkk srekkkk" itu adalah bunyi sang pembawa kepedulian, bunyi sang pahlawan lingkungan yang indah beliaulah "Sang Tukang Sapu halaman" Pengorbananya tak kan bisa tergantikan , ketika lelapnya dipagi hari, ketika sunyi nya wajah wajah kampusyang sedang ditinggalkan sang mahasiswa dengan libur nya aktifitas perkuliahan di hari minggu tetapi, dengan ikhlas nya sang Tukang sapu membesihkan lingkungan dengan kewajiban dan kerelaannya demi sang keluarga.
Berdatanan kendaraan yang hinggap di alam kampus, sapaan selalu datang, ketabahan sang Tukang sapu adalah cerminan keindahan Kampus tersebut, Ramah tamah dan gemah ripah adalah salah satu sapaan bagi warga bandung dan sekitarnya"Ujar salah satu orang didaerah tersebut", sikap tersebut perlu di contoh semua orang dan kita wajib mencontoh, begitulah salah satu contoh kehidupan Tukan Sapu.

By : Asep Zaenuri
Imagination of Little Fairy

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Sang Tukang Sapu halaman"

Post a Comment

Silahkan tinggalkan komentar anda dengan memberi saran yang membangun.